Dodombaan, Kesenian Tradisional Khas Garut

Dodombaan, Kesenian Tradisional Khas Garut

Tidak hanya tempat wisata, makanan khas, dan kerajinan saja yang dimiliki Kota Garut, Berbagai jenis kesenian daerah Garut yang menunjukkan kekayaan daerah dan keberagaman budaya di Indonesia menjadi ciri khas bangsa Indonesia di mata dunia. Bahkan kesenian daerah Garut juga sudah dikenal sampai ke mancanegara.

Jika anda datang di kabupaten Garut, ada kesenian yang erat sekali dengan masyarakat Garut yang sayang apabila tidak anda saksikan. Sudah banyak orang mengenal Domba Garut, tapi kesenian Dodombaan mungkin tidak semua orang pernah menyaksikannya.

Kalau di kabupaten Subang ada Sisingaan, Ponorogo terkenal reognya, Garut ada kesenian tradisional Dodombaan. Dodombaan yang ada di Kabupaten Garut ini tidak kalah menariknya dengan Sisingaan atau kesenian daerah lainnya. 

Kesenian Dodombaan ini tidak mengikutsertakan unsur kekerasan seperti adu domba yang dilakukan di Garut, yang terkenal dengan hewan dombanya yang memiliki tubuh kekar dengan kualitas yang sangat baik di bandingkan domba dari daerah lain. 

Kesenian Dodombaan ini tidak mengikut sertakan domba asli secara langsung dalam pertunjukan tersebut. Domba hanyalah dijadikan ikon (Kabupaten Garut) saja dengan cara membuat domba palsu/tiruan dari kayu yang oleh orang Garut disebut dengan Dodombaan. 

Kesenian Dodombaan ini hampir mirip dengan kesenian Sisingaan  yang terdapat di Subang, bedanya yang dijadikan ikon bukan singa tetapi domba. Kesenian ini tepatnya berasal dari desa Panembong kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut. 

Dalam kesenian Dodombaan unsur pementasanya di depan terdapat satu atau dua orang yang melakukan gerakan (ibing) pencak silat, karena pencak silat merupakan beladiri tradisional Sunda sebagai pengawal Dodombaan.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url